Sabtu, 16 Mei 2015

PANDUAN LELE DENGAN MEDIA KOTORAN SAPI [ORGANIK]

Budi daya lele organik dengan menggunakan nutrisi bakteri silanace

A.    ATURAN PAKAI

Kolam fermentasi
         Siapkan kolam berukuran 4x6x1 M2 (kolam sesuai kebutuhan) beri pupuk kandang (kotoran sapi) yang di gunakan yang masih baru/lembek, tidak termasuk kotoran sapi yang sudah kering dan banyak sampah rumput jerami di karenakan kalau kering terdapat abu sekam sisa pembakaran, tercampur tanah kalau sampah tidak bisa terurai dengan bakteri silanace selama proses fermentasi, setinggi maksimal 10 cm dan minimal 5 cmlalu isi air stinggi 50 cm untuk minggu pertama, selanjutnya minggu ke dua air di isi 90 cm bila etinggian air kolam 1 m.
Siapkan ember di isi nutrisi silanace 300 ml + tetes tebu 11/ 2 ltr / gula merah 2 kg lalu campur dalam air secukupnya, kemudian di aduk sampai larut, biarkan 20 menit lalu masukkan ke dalam kolam yang terdapat kotoran sapi, lalu biarkan selama 2 mingguuntuk proses fermentasinya/perkembang biakan mikrobanya. Di beri penutup agar kolam tidak terkena air hujan dan panas matahari selama proses fermentasi. Benih lele min 5-6 cm siap di masukkan dalam kolam. Pemakaian bahan tersebut di atas hanya sekali sampai panen.

B.     PAKAN ORGANIK
        Siapkan kolam 1x1x1 m2, lalu siapkan kotoran sapi di masukkan dalam bak besar sebanyak m3, campur dengan pupuk orea 3 ons (300 gram) untuk setiap pembuatan min 1 kubik / 1000 kg. siapkan kotoran sapi 1 ton lalu di isi setengahnya antara 500 kg lalu di taburkan pupuk orea (300 gram) supaya kadar nitrogen dan bakteri pathogen dalam kotoran sapi bisa ter angkat lalu sisa kotoran sapi sebanyak 500 kg selang 30 menit di masukkan kembali, posisi pupuk orea di tengah, lalu isi air hingga rata permukaannya. Ambil nutrisi silanace 400 ml + tetes tebu 3 ltr /gula jawa 3 kg campur dengan air secukupnya, biarkan kurang lebih 20 menit, lalu masukkan ke dalam bak yang sudah ter isi kotoran sapi (cukup di permukaannya saja), di tutup tidak boleh terkena air hujan dan sinar matahari langsung, biarkan selama 20 hari untuk proses fermentasinya. Pemberian pakan organic sesuai takaran yang di inginkan dan bisa di beri tambahan pakan pellet yang di fermentasi. Untuk takaran pembuatan pakan dari kotoran sapi di lakukan setiap pembuatan min 1 ton dengan perincian 1 ton kotoran sapi dan 200 ltr air, pemakaian bahan di atas di lakukan sekali sampai pakan habisdan usahakan berbentuk cair/kental. Setelah proses fermentasi 20 hari bisa di buat pakan lele yang berumur 1-1,5 bulan dengan kombinasi pakan pellet yang di fermentasi.
C.    PAKAN PELET ORGANIK
           Siapkan pellet 1 sak (30 kg), lalu nutrisi silanace 300 ml + tetes 500 ml/ gula jawa 1 kg dan air 15 ltr lalu aduk sampai rata, biarkan selama 20 menit pakan pellet siap di campur dengan nutrisi silanace, masukkan ke dalam kantong plastik, tutup plastic rapat-rapat jangan sampai bocor walaupun sekecil jarum, biarkan 3 hari, hari ke 4 pakan siap di berikan lele. Pakan yang di fermentasi dengan bakteri silanace dapat menaikkan kadar protein 10-15% dan menghilangkan racun dalam pellet.
D.    MANFAAT LIMBAH MAKANAN BEKAS
        Untuk limbah seperti pellet jamuran, roti jamuran, sosis bekas, biscuit bekas dan ikan rucah bisa di manfaatkan untuk pakan lele. Siapkan nutrisi silanace 400 ml + tetes tebu 500 ml/gula merah 1 kg dan air 15 ltr, lalu aduk rata biarkan selama 20 menit pakan siap di campur dengan nutrisi silanace, dengan cara di semprotkan pada roti, biscuit, dan sosis, lalu masukkan ke dalam kantong plastik, tutup rapat-rapat jangan sampai bocor walaupun sekecil jarum, biarkan 3-6 hari pakan siap di berikan lele.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar