Budi daya lele organik dengan
menggunakan nutrisi bakteri silanace
A. ATURAN PAKAI
Kolam fermentasi
Siapkan kolam
berukuran 4x6x1 M2 (kolam sesuai kebutuhan) beri pupuk
kandang
(kotoran sapi) yang di gunakan yang masih baru/lembek, tidak termasuk
kotoran
sapi yang sudah kering dan banyak sampah rumput jerami di karenakan
kalau
kering terdapat abu sekam sisa pembakaran, tercampur tanah kalau sampah
tidak
bisa terurai dengan bakteri silanace selama proses fermentasi, setinggi
maksimal 10 cm dan minimal 5 cmlalu isi air stinggi 50 cm untuk minggu
pertama,
selanjutnya minggu ke dua air di isi 90 cm bila etinggian air kolam 1 m.
Siapkan ember
di isi nutrisi silanace 300 ml + tetes tebu 11/ 2 ltr / gula merah 2 kg
lalu
campur dalam air secukupnya, kemudian di aduk sampai larut, biarkan 20
menit
lalu masukkan ke dalam kolam yang terdapat kotoran sapi, lalu biarkan
selama 2
mingguuntuk proses fermentasinya/perkembang biakan mikrobanya. Di beri
penutup
agar kolam tidak terkena air hujan dan panas matahari selama proses
fermentasi.
Benih lele min 5-6 cm siap di masukkan dalam kolam. Pemakaian bahan
tersebut di
atas hanya sekali sampai panen.
B. PAKAN ORGANIK
Siapkan kolam
1x1x1 m2, lalu siapkan kotoran sapi di masukkan dalam bak
besar
sebanyak m3, campur dengan pupuk orea 3 ons (300 gram) untuk setiap
pembuatan
min 1 kubik / 1000 kg. siapkan kotoran sapi 1 ton lalu di isi
setengahnya
antara 500 kg lalu di taburkan pupuk orea (300 gram) supaya kadar
nitrogen dan
bakteri pathogen dalam kotoran sapi bisa ter angkat lalu sisa kotoran
sapi
sebanyak 500 kg selang 30 menit di masukkan kembali, posisi pupuk orea
di
tengah, lalu isi air hingga rata permukaannya. Ambil nutrisi silanace
400 ml +
tetes tebu 3 ltr /gula jawa 3 kg campur dengan air secukupnya, biarkan
kurang
lebih 20 menit, lalu masukkan ke dalam bak yang sudah ter isi kotoran
sapi
(cukup di permukaannya saja), di tutup tidak boleh terkena air hujan dan
sinar
matahari langsung, biarkan selama 20 hari untuk proses fermentasinya.
Pemberian
pakan organic sesuai takaran yang di inginkan dan bisa di beri tambahan
pakan
pellet yang di fermentasi. Untuk takaran pembuatan pakan dari kotoran
sapi di
lakukan setiap pembuatan min 1 ton dengan perincian 1 ton kotoran sapi
dan 200
ltr air, pemakaian bahan di atas di lakukan sekali sampai pakan habisdan
usahakan berbentuk cair/kental. Setelah proses fermentasi 20 hari bisa
di buat
pakan lele yang berumur 1-1,5 bulan dengan kombinasi pakan pellet yang
di
fermentasi.
C. PAKAN
PELET ORGANIK
Siapkan pellet
1 sak (30 kg), lalu nutrisi silanace 300 ml + tetes 500 ml/ gula jawa 1
kg dan
air 15 ltr lalu aduk sampai rata, biarkan selama 20 menit pakan pellet
siap di
campur dengan nutrisi silanace, masukkan ke dalam kantong plastik, tutup
plastic rapat-rapat jangan sampai bocor walaupun sekecil jarum, biarkan 3
hari,
hari ke 4 pakan siap di berikan lele. Pakan yang di fermentasi dengan
bakteri
silanace dapat menaikkan kadar protein 10-15% dan menghilangkan racun
dalam
pellet.
D. MANFAAT
LIMBAH MAKANAN BEKAS
Untuk limbah
seperti pellet jamuran, roti jamuran, sosis bekas, biscuit bekas dan
ikan rucah
bisa di manfaatkan untuk pakan lele. Siapkan nutrisi silanace 400 ml +
tetes
tebu 500 ml/gula merah 1 kg dan air 15 ltr, lalu aduk rata biarkan
selama 20
menit pakan siap di campur dengan nutrisi silanace, dengan cara di
semprotkan
pada roti, biscuit, dan sosis, lalu masukkan ke dalam kantong plastik,
tutup rapat-rapat
jangan sampai bocor walaupun sekecil jarum, biarkan 3-6 hari pakan siap
di
berikan lele.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar